Apakah yang menjadikan cerita-cerita klasik sebagai klasik? Apakah usia tua ataukah nama besar sang penulis? Atau mungkin tema kisahnya yang melintasi ruang, melintasi waktu?
Tema kisah apa? Cerita cinta remaja yang berakhir tragis cukup sukses untuk "Romeo & Juliet". Tema yang serupa mungkin tidak akan bekerja jika tokoh utamanya sudah dewasa atau seorang cerdas yang berpikiran maju, atau jika setting cerita dipindahkan ke abad 21 - suatu abad di mana ucapan cinta sejati hanya jadi bahan tertawaan belaka.
Bandingkan cerita roman dengan cerita dongeng untuk anak-anak. Roman klasik bagi sebagian orang merupakan kisah konyol yang didewakan, novel murahan yang seharusnya dibuang ke tempat sampah.
Sedangkan dongeng untuk anak-anak, seaneh dan semustahil apa pun temanya, dapat diterima dan dimengerti. Apa yang membedakannya?
Dongeng-dongeng ini telah mengalami perubahan-perubahan menurut berbagai versi. Apakah juga dianggap klasik?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment