Sunday, August 3, 2008

Catatan Harian Cissy

"De Initio Medicinae"


Jika harus berbicara jujur, Cissy tidak ada potongan untuk menjadi seorang dokter. Bahkan tidak terlintas dalam pikiran Cissy cita-cita untuk berprofesi di dunia medis. Tetapi sekarang ia hidup, menghirup udara dalam lingkup sempit semesta terbatas yang disebut fakultas kedokteran. Mengapa kebodohan ini bisa terjadi?


Sekarang Cissy tengah menjalani masa pendidikan di fakultas kedokteran swasta terkenal di Jakarta. Secara spesifik, Cissy menegaskan bahwa universitas pilihannya berkualitas tinggi. Tidak bisa dipungkiri, lulusan universitas yang bersangkutan cukup diminati dalam berbagai bidang pekerjaan, salah satunya adalah bidang kedokteran. Tetapi alasan sebenarnya bukan itu. Dalam hati, Cissy mengaku bahwa ia telah menipu diri sendiri dan orang lain di sekitarnya. Ia tidak bisa secara terbuka menyatakan bahwa pilihannya didasari alasan yang sangat sepele. Ujian masuknya tidak pakai matematika dan fisika. Sungguh hanya itu. Mau menyesal pun sudah terlambat. Ia sudah diterima di universitas tersebut, bahkan sudah menjalani setengah semester tanpa masalah.


Cissy merasa cita-citanya semakin jauh dari genggamannya. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Pilihan ini harus ia jalani hingga selesai. Lihat bagaimana nantinya saja.