Wednesday, March 24, 2010

The Picture of Dorian Gray: The Translation

This is the translation of a classical literature, "The Picture of Dorian Gray" by Oscar Wilde, in Bahasa Indonesia.
Translated Title: Lukisan Dorian Gray.


PENDAHULUAN


Seorang seniman adalah pencipta karya-karya indah. Untuk mengungkapkan suatu karya dan menyembunyikan sang seniman adalah tujuan dari seni. Seorang kritikus adalah dia yang dapat menerjemahkan kesan yang diperolehnya dari suatu karya seni dengan cara lain atau menjadi suatu karya baru.

Bentuk kritik yang paling tinggi demikian juga yang terendah adalah suatu otobiografi. Mereka yang menemukan makna yang buruk dalam hal-hal indah adalah jahat tanpa menjadi menawan. Ini adalah sebuah kesalahan.

Mereka yang menemukan makna yang indah pada karya-karya indah adalah baik budi bahasanya. Pada orang-orang ini masih ada harapan. Mereka adalah kaum terpilih yang mengartikan karya-karya indah sebagai suatu keindahan.

Buku yang bermoral atau yang amoral sebenarnya tidak ada. Yang ada hanyalah buku yang ditulis dengan baik, atau buruk . Itu saja.

Ketidaksukaan abad kesembilan belas akan realisme menyerupai kemarahan Caliban saat melihat wajahnya sendiri dalam cermin.

Ketidaksukaan abad kesembilan belas akan romantisme menyerupai kemarahan Caliban yang tak melihat wajahnya sendiri di cermin. Kehidupan moral manusia merupakan bagian dari pokok permasalahan sang seniman, tetapi moralitas seni tersebut terjadi oleh karena penggunaan sempurna dari media yang tidak sempurna. Tidak seorang pun seniman berhasrat membuktikan apapun. Bahkan hal-hal yang benar dapat dibuktikan. Tidak seorang pun seniman mempunyai simpati etis. Simpati etis pada seorang seniman adalah suatu kelakuan yang tidak terampuni. Tidak seorang pun seniman pernah bersikap mengerikan. Seorang seniman dapat mengekspresikan segala sesuatu. Pikiran dan bahasa adalah instrumen seni bagi seorang seniman. Kejahatan dan kebajikan adalah materi seni bagi seorang seniman. Dari sudut pandang bentuk kesenian, segala ragam kesenian adalah karya seorang pemusik. Dari sudut pandang perasaan, karya seorang aktor adalah ragamnya. Semua bentuk kesenian merupakan permukaan luar dan makna lambang sekaligus. Mereka yang berusaha menggali makna di bawah permukaan tersebut melakukannya dengan risiko sendiri. Mereka yang membaca makna lambang tersebut melakukannya dengan risiko sendiri. Kesenian hanya mencerminkan para pirsawannya, dan bukan kehidupan itu sendiri. Keberagaman pendapat tentang suatu karya seni memperlihatkan bahwa karya tersebut baru, kompleks, dan vital. Ketika para kritikus tidak sependapat, sang seniman seia sekata dengan dirinya sendiri. Kita dapat memaafkan seseorang yang membuat suatu hal berguna selama ia tidak mengaguminya. Satu-satunya alasan untuk membuat suatu hal yang tidak berguna adalah bahwa orang-orang mengaguminya dengan sungguh-sungguh.

Semua karya seni sebenarnya tidak berguna.

Oscar Wilde

Wednesday, February 17, 2010

The Day Mary Sings


Mary is a shy first grade student. She often lose voice when she has to speak in front of the class. Many friends make fun of Mary's difficulty, especially Billy the King of Dodge Ball. Everything is easy for Billy because he is smart and he is blib. That is what Mary's mother calls people who is clever with words and talks a lot. Mary doesn't talk. She whispers. The whispers make Mrs. Barry shakes her head and clucks her tongue.

The problem now is not about what Mrs. Barry does when Mary whispers. And also not about Billy's name-calling. It is about what many parents and other people will say if Mary whispers on stage at Christmas Festival. You see, one week before the event, all students of Mrs. Barry were assigned to perform a short musical piece. Each took a number that would put them either in the choir or to sing solo. Mary's bad luck gave her a solo number. Again, Mrs. Barry shook her head and clucked her tongue. Mary was horrified, but she was determined to do the task. She was determined to overcome her fear.

The day of the festival comes. People gather in the auditorium before the performance starts. Then the bells rings, which indicates that the opening performance will begin very shortly. The audience place their attention to the stage. Mary steps forward, feeling nervous. Her hearts beat fast and loud. The intro melody played by the pianist flows beautifully. Only a few bars left before her part, Mary braces herself. Four beats left, Mary lifts her chin. Three, two, Mary takes a deep breath. One, she opens her mouth and a pure, clear voice singing "Over the Rainbow" fills the entire hall. Billy, who is currently slurping his lemonade, stops and listens. Mrs. Barry's hand is covering her open mouth, stunned. Mary's mother just smiles and lifts her thumb at her daughter.

..............
If happy little bluebirds fly

Beyond the rainbow
Why, oh why can't I?